Rahasia Olahan Daging Sapi Tidak Alot dan Juicy

Sulit sekali rasanya menolak hidangan dari olahan daging sapi. Bagaimana tidak, nyaris semua masakan berbahan daging sapi tidak hanya lezat tapi sangat populer. Di momen lebaran misal, menu-menu seperti rendang, sate, dan rawon tidak boleh absen di meja makan keluarga besar.

Selain itu, daging sapi memang sumber protein hewani yang mengandung banyak nutrisi. Mulai dari zat besi, vitamin B12, zinc, hingga selenium.

Kendati menu olahan daging sapi sangat populer, masih banyak orang yang tidak puas dengan hasil masakannya dikarenakan daging terasa alot dan tidak juicy. Pasalnya, ini berkaitan dengan perlakuan terhadap daging sapi sebelum dimasak, mulai dari cara menyimpan, cara mencuci, dan lain beberapa faktor lainnya akan berpengaruh terhadap tekstur dan kualitas daging.

Melalui live di akun instagramnya, Chef Vania Wibisono berbagi tips mengenai apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan pada daging sebelum dimasak. Sehingga, olahan daging akan terasa lebih empuk dan juicy.

Tips Agar Daging Sapi Tidak Alot

1. Jangan cuci daging dengan air

Tak jarang orang berpikir kalau sisa-sisa kotoran yang menempel pada daging akan lebih mudah dibersihkan dengan bantuan air. Padahal, menurut keterangan Chef Vania, daging sapi tidak oleh menggunakan air baik disiram maupun direndam.

Hal ini dikarenakan dapat menghilangkan juicy pada daging saat dimasak. Selain itu, tekstur daging akan berubah menjai alot sehingga tidak nikmat saat dikonsumsi.

Chef Vania menyarankan untuk menggunakan tisu atau lap bersih untuk membersihkan kotoran pada daging.

2. Lelehkan daging beku

Opsi terbaik untuk mengawetkan daging sapi selama ini memang dengan cara membekukannya di freezer. Sebelum dimasak, sebaiknya jangan membiarkan daging di suhu ruangan atau direndam air biasa.

Kedua tindakan tersebut justru membuat daging tidak lagi segar. Anda bisa memindahkan daging beku ke chiller selama 12 jam. Gunakan suhu 12 hingga 2 derajat celcius agar daging mulai dingin tapi tidak beku. Cara ini juga mencegah tumbuhnya bakteri pada daging yang akan dimasak.

3. Perhatikan cara memotong daging

Meskipun ini terdengar sepele, tapi cara memotong daging sangat berpengaruh pada tekstur daging. Memotong daging dengan cara berlawanan dengan arah serat pada daging sapi, akan membuat daging menjadi empuk.

Selain itu, usahakan untuk memotong dalam ukuran lebar dan tidak terlalu tebal. Jika terlalu tebal akan berisiko tidak matang sempurna. Pilih juga bagian potongan yang sesuai dengan kebutuhan menu masakan Anda.

Kesegaran daging sapi juga sangat berpengaruh pada hasil masakan Anda. Bayangkan, jika daging sapi yang Anda beli ternyata sebelumnya telah disimpan terlalu lama dengan cara yang tidak tepat sehingga akan mengurangi kesegaran bahkan nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Untuk menikmati daging sapi segar, Anda bisa menemukannya di Aplikasi TaniHub, sebuah platform e-commerce yang memiliki fokus utama menyalurkan produk hasil pertanian dan berbagai kebutuhan masak untuk usaha ataupun rumah tangga.

TaniHub menyediakan produknya langsung dari petani dengan konsep B2B (Business to Business) & B2C (Business to Consument). Daging yang Anda beli melalui aplikasi ini terjamin segar karena Anda bisa tahu dari mana daging tersebut berasal.

Proses pengantaran pesanan di aplikasi TaniHub yang hanya memakan waktu sehari, menjamin kesegaran daging sapi yang Anda beli langsung dari petani. Dengan membeli di TaniHub, kepuasan Anda terjamin dan sekaligus membantung meningkatkan perekonomian lokal.